tiga belas februari,
tepatnya 13 belas februari empat tahun yang lalu. dengan malu-malu seorang mahasiswa berdiri tegap di depan gerbang kosan putri, rambut gondrong, celana jeans robek di bagian lutut, sepatu kets kusam, kumis dan brewok tipis menghiasi wajahnya, khas dandanan "arek teknik". menyatakan perasaannya secara langsung kepada seorang gadis dengan wajah merah merona, ya.. itu kita berdua :) berdiri mematung dengan irama tak menentu di dalam dada.
siapa yang tidak pernah merasakan moment seperti tergambar di atas?
hati yang berdebar meletup tak karuan, sikap saling malu-malu, menatap pun tak mampu..
empat tahun sudah kita lewati, mulai dari jarak terdekat denganmu bahkan sampai saat ini kita terpisah begitu jauh hingga 7 bulan lamanya tak saling bertatap muka..
apakah sama rasanya? ketika makanan yg kita lahap habis hari ini adalah hasil perhitungan jeli mengenai "makan apa kita besok?" bukan karena makanan itu adalah menu traktiran darimu untuk kencan kita.
apakah sama rasanya? ketika pesan singkat untukmu: "mas udah makan?" berganti dengan "mas makan di rumah ga? aku uda masak enak lho" dan kamu balas dengan : "bentar sayang, masih mampir beli pampers buat si kecil"
apakah sama rasanya? ketika kalung indah yg kamu beli sebagai hadiah untukku adalah hasil dari perhitungan rinci dari uang belanja dan tagihan listrik, bukan hanya dari sisa gaji seperti dulu.
apakah sama rasanya? ketika kau memperbaiki jaringan wifi yang error di rumah kita, bukan di kosan ku seperti dulu
apakah sama rasanya? ketika penat melanda aku bisa memelukmu kapan saja bukan secara virtual yang selama ini diwakili oleh emoticon dalam messanger..
apakah sama rasanya??
rasanya itu semua tidak akan pernah sama.. karena aku yakin, hidup tak lepas dari perubahan dan pergantian tingkat kebahagiaan..
selalu akan ada yang berubah..
karena sudah tidak ada lagi muka bete sepulang kerja ditambah dengan layar HP yg sepi tanpa kabarmu, karena kita akan pulang ke rumah yang sama
karena sudah tidak ada lagi pertengkaran mengenai kabar yang terlambat karena setiap hari, sesibuk apapun kita, akan beristirahat pada kamar yang sama
ketika kita harus berbagi lemari, bahkan bantal. ketika gorden rumah didominasi warna favoritku, ketika remote TV dikuasai olehmu. aku tau, hidup akan semakin berat. karena bukan lagi masalah jadwal pertemuan yang kita ributkan, tapi tentang jadwal antar jemput si kecil ke sekolah. Hidup akan semakin rumit, tentang cicilan properti, biaya listrik, tabungan pendidikan dan tentang pembagian waktu.
Hidup tak akan lagi sama,
tapi aku percaya,
sejauh aku halal bagimu,
semua air mata akan menjadi tawa bahagia :')
happy anniversary sayang,,
di tahun ke empat ini,
tak ada pertemuan,
tak ada kado,
dipisahkan selat makassar
yang ada hanya tangan kita yang masing-masing terangkat, untuk meminta hal yang sama..
bismillah :)
Rabu, 12 Februari 2014
Sabtu, 08 Februari 2014
tentang pekerjaan tidak sesuai bidang keilmuan
pekerjaan saya sekarang memang bukan perawat, tidak sesuai ijazah saya.
Tugas saya sekarang sebagai coder ICD 10 dan ICD9 CM untuk menentukan tarif INA CBG's pasien BPJS di tempat saya bekerja.
ya, saya meninggalkan rutinitas injeksi, rawat luka, dan tindakan keperawatan kepada pasien :) diganti dengan duduk ber jam jam di depan komputer, mengolah tumpukan rekam medis, menginput isinya ke dalam aplikasi.
kelihatannya mudah? tidak semudah yang dibayangkan. tulisan tangan diagnosa dokter adalah bahasa medis, harus saya terjemahkan ke bahasa Indonesa, kemudian saya translate ke bahasa Inggris karena aplikasi ICD 10 dan ICD9 bukan bahasa medis, melainkan bahasa Inggris.
misal kasus fraktur clavicula. saya tidak bisa lantas mengetik "clavicula" kemudian muncul kodenya. enak saja, tidak semudah itu karena saya harus membuka grup injury kemudian mencari grup "shoulder" kemudian saya cari bagian spesifik tulang mana yang patah.
susah kan? ada juga yg bilang kalo susah kenapa mau? awalnya saya sempat denial. haiiii saya ridak mengenal apa itu ICD 10, apa itu ICD 9. tapi yang namanya perintah managerial, dan atas dasar profesional, saya terima pekerjaan ini meski tidak sesuai passion saya.
akhirnya tidak lama bergelut di dunia coder, saya sadar sebenarnya ada sedikit passion saya di sini. saya ingat ketika masih kuliah tahun 2012 Allah memberikan kesempatan kepada saya dan 4 orang teman lainnya untuk mengikuti sebuah kompetisi penulisan paper penelitian se Asia Pasifik, waktu itu yang mengadakan adalah Fakultas Kedokteran UI, kami meraih juara ke 2 dan kami adalah satu-satunya peserta yang berasal dari jurusan keperawatan. dan apabila dicermti pekerjaan saya sekarang berhubungan dengan research paper yang saya buat bersama teman-teman dulu.
paper kami tersebut berjudul Early Identification of Acute Myocardial Infarction: The Importance of Assessing Chest Pain, di mana kami menemukan metode untuk mendiagnosa pasien Infark Miokard Akut (IMA) secara cepat dengan anamnesa singkat sederhana sebelum dilakukan penunjang diagnostik lainnya. isi dari anamnesa tersebut kami uji dari beberapa pertanyaan tersering yang ditanyakan kepada pasien IMA, selama 6 bulan kami mengadakan penelitian kemudian menganalisa sensitifitas dan spesifisitas dari pertanyaan-pertanyaan tersebut. dalam proses analisa tentu saja kami menghubungkan pertanyaan tersebut dengan diagnosa IMA, diagnosa IMA sendiri kami spesifikkan lagi ke dalam diagnosa yang lebih rinci, terkait lokasi IMA, luas penyebaran dan lain-lain. dan ketika saya membuka daftar diagnosa ICD 10 saya sadar selama ini saya sudah sedikit terbiasa pada grup cardiovaskular disease karena beberapa tahun yang lalu saya pernah menggunakan ICD 10 dalam penelitian ini.
Tuhan Maha Ajaib? Subhanallah. siapa bilang ini tidak ada hubungannya dengan kompetensi saya, siapa bilang pekerjaan ini sekedar pekerjaan administrasi BPJS? meskipun jika ada yg mau bertukar job saya dengan senang hati merelakan, karena sesungguhnya menjadi perawat pelaksana lebih menyenangkan.
tetapi ada juga beberapa orang yang tetap menyemangati saya, bahwa jika ingin maju, saya harus mau keluar dari zona nyaman. mereka mengatakan inilah ilmu yang sangat berharga, inilah kemampuan yang tidak semua orang bisa mendapatkannya.
jadi masih berpikir mengenai bekerja tidak sesuai passion? saya mendapat masukan dari seseorang yang istimewa, role model saya yaitu masyang. Masyang bilang kebanyakan awal kerja memang kita susah demand sesuai keinginan, teman masyang ada yang lulusan telekomunikasi kerjanya di konstruksi, goods-IT. masyang sendiri lulusan Teknik Elektro arus kuat saat ini ditakdirkan masuk departemen marketing & trading Pertamina Persero tetapi tetap menjadi engineer untuk technical service area.
dan aku? lulusan ilmu keperawatan, akan tetap memakai ilmuku meski terlihat bukan seperti passionku :)
itulah pekerjaan, tidak selalu lulusan kerja sesuai jobdesc. apalagi kata masyang level sarjana itu harus bisa problem solving dan managerial, so kudu siap ditempatkan di mana saja :)
yang penting tetap bekerja profesional dan jujur.
well, tulisan ini untuk menyemangati diriku sendiri dan ribuan orang di sana yang merasa pekerjaannya tidak sesuai passion atau bidang keilmuannya :)
![]() |
| 2nd Winner Research Paper Competition Rahmawatus, echa, dwicha, mirna, livia |
![]() |
| that's our passion. pencapaian level selanjutnya |
![]() |
| my job. semoga semakin menemukan passion saya di sini |
Sabtu, 01 Februari 2014
lelakiku
23.58 WITA
22.58 WIB
masyang bbm aku:
"ayank aku lagi bantuin papa, aku jadi kepikiran. tadi aku ngajarin excel, isi tinta printer, dll. besok2 papa mama sendirian T_T"
besok masyang akan meninggalkan Malang, bahkan meninggalkan Pulau Jawa. Kali ini pertama kalinya masyang keluar dari pulau jawa untuk bekerja, ditempatkan di Ibu Kota Sulawesi Selatan untuk bertugas di sana.
ini pasti berat buat masyang, harus pergi jauh dari keluarga. sebelum besok terbang ke makassar masyang sempatkan waktunya untuk tetap memperhatikan mama papanya :')
ya, dia lelakiku. andalan keluarganya, andalan keluargaku, kebanggaan kami semua. setinggi apapun prestasinya, tak ragu dia masih mengerjakan hal-hal kecil untuk meringankan tugas papa mama di rumah.
ya, dia lelakiku. membaur baik dengan sahabat-sahabatku, kesayangan kami semua. di sela kesibukannya, sebanyak apapun pekerjaan yang harus dia lakukan, dia pasti mengerahkan tenaganya untuk membantu kami.
ya, dia lelakiku. sebanyak apapun materi yang dia miliki, sebaik apapun penampilannya. dia selalu mengajakku melihat ke bawah, membantu mereka yang membutuhkan.
dialah masyang, yang memiliki kemampuan presentasi dan berargumen di depan para petinggi BUMN, tapi tetap rajin mencuci piring, memperbaiki printer, dan mengepel lantai di rumah meringankan tugas papa mama
dialah masyang, pekerja keras yang sibuk di kantor, tapi tetap rela mengemudi belasan jam demi membantu teman-temanku pindah kos praktek ke luar kota saat aku masih kuliah
dialah masyang, dari dalam mobil yang dia kendarai selalu mencontohkan kepada untuk selalu mengucapkan terimakasih dlm hal sekecil apapun, kepada mereka yang bekerja di jalanan seperti tukang parkir, penjaga pintu portal dll..
dialah masyang, lelaki idolaku. yang mengajarkanku untuk menjadi matahari kebahagiaan di tengah orang-orang sekitarku..
selamat berjuang di kota perantauan sayang,
kamulah matahari sesungguhnya..
bersinarlah di sana.. :)
Bontang, 1 Februari 2014
new chapter LDR Bontang-Makassar, bismillah :)
Kamis, 31 Oktober 2013
The Painted Veil
dalam hubungan tidak hanya melibatkan satu pihak,
ada dua pihak, berarti ada dua karakteristik sifat yang berbeda..
aku terkadang merasa,, aku ini ceria, sensitif, heboh, ga segan menunjukkan ke orang lain kalo memang aku sayang
dan terkadang aku menilai pasanganku itu kaku, cuek, dan sulit menunjukkan sifat romantisnya :)
aku sampe pernah bilang ke ibu: "bu pacarku cuek, susah buat romantis". ibu jawab: "kamu mau dapet cowok yang romantis? tiap hari merayu, tiap detik bilang cinta? tapi dia begitu ke semua cewek?"
J.L.E.B. aku pun terdiam lama.. hhmm...
hal di atas ada hubungannya dengan film yang pengen aku ulas berikut ini, Judul Filmnya The Painted Veil. film ini diangkat dari buku karangan Somerset Maugham.
Berlatar tahun 1920an di Inggris, bercerita tentang seorang gadis bernama Kitty (diperankan oleh naomi Watts) yang cantik, glamour, bisa dibilang anak gaul pada jamannya. Kitty ini di umur 25 tahun belum menikah (kalo jaman dulu kan umur segitcuu "warning" buat cewek klo belom nikah). Kitty juga sering bertentangan dengan keluarganya terutama ibunya yang suka ngatur. maklum anak muda. hehe
Di sebuah pesta Kitty bertemu dengan seorang lelaki, namanya Walter Fane (diperankan oleh Edward Norton), Profesi Fane ini pada jamannya adalah seorang dokter, tapi dia khusus menekuni ttg bakteri, orang tua Kitty suka sm dr. Fane karena dia pinter dan bisa mengambil hati orang tuanya. dr. Fane terpesona dengan Kitty pada pandangan pertama. Kitty dari kalangan atas dan dr. Fane dari kalangan menengah pun akhirnya menikah, tanpa cinta Kitty menikah dengan dr. Fane karena dengan menikah dan ikut suami dia beranggapan bisa bebas dari keluarganya yang banyak aturan.
Oleh pemerintah Inggris dr. Fane ditempatkan di Shanghai, pada waktu itu China merupakan daerah jajahan Inggris. Kehidupan di Shanghai tercukupi, tapi Kitty tetep ngerasa ada yang kurang dalam diri suaminya, dr. Fane terlalu serius, kurang humor, dan selalu sibuk dalam penelitiannya, dr. Fane sebagai suami juga termasuk seorang yang pemalu, pendiam, sulit menampakkan keromantisannya meskipun sebenarnya dia cinta banget sm Kitty. Atas sikap-sikap yang "kurang gaul" ini maka Kitty semakin mengalami kebosanan dan menyesali pernikahannya. Dalam sebuah pertunjukan Chinese Opera, Kitty bertemu dengan seorang diplomat muda yang sudah beristri, Charlie Townsend (Liev Schreiber, suami Naomi Watts dalam kehidupan nyata, bihihik bojone dewe). Charlie ini tampan, menarik, keren dan pandai berhumor, Kitty pun terpikat sm Charlie dan berlanjut pada perselingkuhan. huuwwoooww dr. Fane mengetahui perselingkuhan istrinya, tapi ia juga masih mencintai istrinya, bagaimana ia bisa mendapatkan cinta istrinya inilah yang menjadi pokok cerita dalam film ini.
Dalam kegalauannya sebagai suami yang dikianati (ciiiee), ia menerima tawaran pekerjaan sebagai seorang dokter sukarelawan di daerah pelosok di China, Meitangfu – sepuluh hari perjalanan dari Shanghai. Di daerah itu sedang terjadi wabah kolera yang menimpa banyak penduduk yang menyebabkan banyak orang tewas. Ia menggunakan kesempatan tugas ini untuk mendapatkan cinta istrinya sekaligus mengajarinya menjadi istri yang baik dan mungkin juga sebagai "balas-dendam".
dr. Fane mengajukan syarat kepada Kitty, bahwa ia harus mengikutinya ke Meitangfu atau digugat cerai dengan tuduhan perzinahan. Kitty memohon agar suaminya mau menceraikannya secara baik-baik tanpa alasan karena dia telah berzina. Dan dr. Fane menyetujui dengan syarat bahwa ia hanya mau 'diceraikan' Kitty, apabila Charlie mau menikahi Kitty dan juga menceraikan istrinya (Dorothy). Merasa mendapat angin, terbebas dari suaminya, dan rasa percaya diri bahwa Charlie sungguh mencintainya, Kitty bergegas menemui Charlie dan mengatakan bahwa dr. Fane mengetahui hubungan mereka.
Kitty kemudian menjelaskan syarat perceraian itu hanya bisa dilakukan apabila Carlie mau menceraikan Dorothy dan bersedia menikahi Kitty. Charlie adalah seorang diplomat yang menduduki jabatan sebagai assistant colonial secretary of Hong Kong. Ia jelas berfikir bahwa skandal dengan 'istri orang' ini akan berdampak buruk terhadap karir politiknya. Ketika Kitty menghadapi kenyataan ini, ia baru sadar bahwa dr. Fane sebenarnya tidak pernah berniat menceraikannya, karena dr. Fane tahu bahwa Charlie tidak akan mengorbankan karir dan keluarganya demi 'istri orang'. Akhinya Kitty dengan terpaksa mengikuti suaminya dalam tugas kemanusiaan di Meitangfu.
Kitty, tentu saja tidak cocok berada di daerah pelosok, "gadis kota" yang manja itu terpaksa harus mengikuti suaminya dan belajar membiasakan diri dalam lingkungan yang jauh berbeda dari tempat ia berasal, dr. Fane meski memiliki keinginan untuk mendapat cinta dari istrinya, namun ia sungguh sulit menghadapi kemarahannya pada dirinya sendiri, ia merasa sebagai suami pecundang. Sehingga iapun tak mampu melihat wajah istrinya, dan ia selalu menghindar dari percakapan dan semakin menyibukkan diri dalam penelitian dan usaha penanggulangan wabah kolera di Meitangfu.
Pasangan Kitty & Fane mempunyai seorang tetangga, orang Inggris juga, Waddington (Toby Jones), yang ditugaskan pemerintah Inggris mengawasi daerah Meitangfu. Waddington seorang tetangga yang baik, yang menyadari problem perkawinan diantara pasangan itu.
Kitty menyibukkan diri juga dalam urusan yang dilakukan suaminya. Ia memperbantukan diri ke rumah yatim-piatu yang juga sekolah dan klinik kesehatan yang dikelola para suster perancis, di tempat itu Katty mendengar para suster sering memuji kebaikan dr.Fane, betapa pedulinya suaminya terhadap kehidupan masyarakat Meitangfu, betapa baik hati dr.Fane, mulai dari meneliti bakteri di sana, merawat para pasien kolera dan membuat saluran air bersih untuk para warga. Dan lambat laun, Katty pun akhirnya jatuh cinta kepada sang suami. Karena nyatanya hanya dr. Fane yang berkata "I’ll do anything in my power to make you happy, anything at all", dan membuktikannya. Perlahan tumbuh cinta yang luar biasa dari Katty kepada dr. Fane, Katty pun diketahui mengandung, tapi dia bingung harus sedih atau senang, karena sejujurnya dia tak tahu anak siapa yang ada di dalam rahimnya. anak dr. Fane ataukah anak Charlie? tetapi dengan berbesar hati dr. Fane menerima kenyataan tersebut, ia berkata anak siapapun itu tak menjadi masalah, karena sekarang hanya ada cinta mereka berdua.
Sayang kejadian manis ini tidak berlangsung lama, karena akhirnya dr. Fane pun terjangkit kolera yang mematikan itu, ia meninggal karena dehidrasi. Walaupun akhirnya dr. Fane tahu bahwa ia dicintai, namun Kitty tak pernah merasa cukup untuk meminta maaf pada suaminya yang kini telah meninggalkannya. Namun ia merasa bersyukur bahwa suaminya masih meninggalkan harta yang paling berharga untuknya, yaitu dengan kehadiran anak mereka si Walter kecil. Kejadian besar di China menjadikan Kitty berubah menjadi seorang wanita yang mandiri dan kemudian juga bisa berdamai dengan orangtuanya di London.
Akhir cerita ditutup dengan pertemuan ketika Kitty dan anaknya berjalan-jalan di kota London dengan Charlie Townsend. Charlie nyapa Kitty trus bilang kalo dia bakal ditempatkan di London. Tapi Charlie sekarang ini sudah tidak lagi sebagai orang penting dalam kehidupannya. Disamping itu, ia telah mendapatkan anak buah hati dia dengan almarhum suaminya.
yang bikin aku nangis nonton ini selain karena endingnya yg sedih juga karena kerelaan Fane tetap mencintai Kitty meskipun caranya mencintai tak dapat ditangkap oleh Kitty. awal aku nonton juga ngerasa sebel sm Fane. duuh kok cuek banget sih, ga romantis dll. tapi ternyata di balik semua perasaan yang diungkapkan ada usaha mencintai yang lebih besar, komitmen yang sangat kuat bukan hanya gombal belaka, yang hanya bisa dirasakan jika Kitty ikhlas menerima keadaan suaminya, ikhlas menelan segala keterbatasan Fane dengan senyumannya.
bahkan saat mereka sudah pindah ke Meitangfu, Fane masih cuek sm Katty sehingga Katty masih merasa seperti dihukum karena perselingkuhannya. karena capek dicuekin terus terusan katty bertanya "Apa kau sangat membenciku?" Fane menjawab "tidak, aku membenci diriku sendiri". Kenapa? "Karena telah membiarkan diriku mencintaimu dulu." aaaaaaa :"(
sifat dasar fane memang kaku, tapi di balik semua itu ada rasa cinta Fane yang perlahan terbaca oleh Kitty..
jadi inget kata-kata penulis favoritku Tere Liye: "meskipun tidak bilang, itu tetap cinta bukan? tidak akan berkurang nilainya"
ya begitulah Fane kepada Kitty
setiap orang memiliki cara sendiri-sendiri dalam mengungkapkan cinta,
dia memang cuek, tapi dia yang pertama ada saat aku butuh
dia memang kaku di depan orang yang dia cinta, tapi itu karena dia nervous
dia memang sering ketiduran tanpa kabar, tapi itu karena dia capek kerja demi aku
dia memang ga kasih aku bunga & coklat, tapi dia bikinin aku kipas laptop buatan sendiri
dia memang ga punya janji-janji romantis, tapi dia berani meyakinkan orang tuaku
dia memang jarang berpuitis ria, tapi rela nyetir 12 jam untuk ketemuan beberapa jam
itulah dia.. dengan caranya mencintaiku :)
![]() |
| ga bisa gombal tapi bisa bikin karikatur yg jadi logo hubungan kami berdua. aku bisa apa? senyum2 sumringah sepanjang waktu ^^ |
Selasa, 29 Oktober 2013
aku rindu si jaket biru
aku rindu kamu. pria dengan jaket biru.
3 tahun yang lalu..
si jaket biru berdiri di depan pagar kos kosan putri
si jaket biru mengumpulkan tekat sembari merangkai kata yang tepat
si jaket biru berusaha meyakinkanku akan cinta sejati
si jaket biru membuatku terpikat di saat yang tepat
3 tahun yang lalu..
si jaket biru menjemputku di depan gedung fakultasku
si jaket biru mengenakan celana jeans robek dengan rambutnya yang berantakan
si jaket biru memboncengku, gadis yang mengenakan rok panjang berhias wiru
si jaket biru membawanya makan ke warung lalapan
3 tahun yang lalu..
si jaket biru bercerita tentang pertempurannya dengan tugas akhir
si jaket biru membuatku berbinar takjub dengan perjuangannya
si jaket biru membuatkanku laptop cooler dengan keahliannya yg mahir
si jaket biru kembali memposisikan dirinya di hatiku yang teristimewa
2 tahun yang lalu..
si jaket biru pertama kali membawaku kepada cinta keluarganya
si jaket biru berangkat bekerja ke kota perantauan
si jaket biru berpesan kepadaku untuk menjaga keluarganya
si jaket biru dan cinta keluarganya membuatku sangat nyaman
2 tahun yang lalu..
si jaket biru kembali ke kota itu untuk merayakan kelulusannya
si jaket biru membuatku terpesona dengan nilai ijazahnya yang luar biasa
si jaket biru tak pernah bercerita sebelumnya tentang betapa pintar dirinya
si jaket biru sekali lagi membuatku kagum luar biasa
1 tahun yang lalu..
si jaket biru menceritakan padaku tentang mimpi-mimpinya
si jaket biru membuatku ingin selalu mendampingi perjuangannya yg tanpa batas
si jaket biru membuatku salut dengan perjuangannya
si jaket biru membuatku sadar akan pentingnya belajar dan bekerja keras
3 bulan yang lalu..
si jaket biru mendapat seragam dari tempat kerja yang baru
si jaket biru telah sampai pada tahap awal cita-cita terbesarnya
si jaket biru, aku berjanji akan tetap ada dlm setiap langkahmu
si jaket biru, begitu banyak pelajaran yang kudapat darinya
hari ini..
aku rindu pria yang sedang berjuang jauh di sana,
dia si jaket biru,
jaket biru bertuliskan "Teknik Elektro Universitas Brawijaya" itu kini berubah menjadi kemeja berdasi di tubuhnya,
apapun yang melekat di tubuhnya, tak pernah merubah perjuangannya untuk selalu menuju bahagia,
karena dia.. Muhammad Iqbal Dias Prima :)
3 tahun yang lalu..
si jaket biru berdiri di depan pagar kos kosan putri
si jaket biru mengumpulkan tekat sembari merangkai kata yang tepat
si jaket biru berusaha meyakinkanku akan cinta sejati
si jaket biru membuatku terpikat di saat yang tepat
3 tahun yang lalu..
si jaket biru menjemputku di depan gedung fakultasku
si jaket biru mengenakan celana jeans robek dengan rambutnya yang berantakan
si jaket biru memboncengku, gadis yang mengenakan rok panjang berhias wiru
si jaket biru membawanya makan ke warung lalapan
3 tahun yang lalu..
si jaket biru bercerita tentang pertempurannya dengan tugas akhir
si jaket biru membuatku berbinar takjub dengan perjuangannya
si jaket biru membuatkanku laptop cooler dengan keahliannya yg mahir
si jaket biru kembali memposisikan dirinya di hatiku yang teristimewa
2 tahun yang lalu..
si jaket biru pertama kali membawaku kepada cinta keluarganya
si jaket biru berangkat bekerja ke kota perantauan
si jaket biru berpesan kepadaku untuk menjaga keluarganya
si jaket biru dan cinta keluarganya membuatku sangat nyaman
2 tahun yang lalu..
si jaket biru kembali ke kota itu untuk merayakan kelulusannya
si jaket biru membuatku terpesona dengan nilai ijazahnya yang luar biasa
si jaket biru tak pernah bercerita sebelumnya tentang betapa pintar dirinya
si jaket biru sekali lagi membuatku kagum luar biasa
1 tahun yang lalu..
si jaket biru menceritakan padaku tentang mimpi-mimpinya
si jaket biru membuatku ingin selalu mendampingi perjuangannya yg tanpa batas
si jaket biru membuatku salut dengan perjuangannya
si jaket biru membuatku sadar akan pentingnya belajar dan bekerja keras
3 bulan yang lalu..
si jaket biru mendapat seragam dari tempat kerja yang baru
si jaket biru telah sampai pada tahap awal cita-cita terbesarnya
si jaket biru, aku berjanji akan tetap ada dlm setiap langkahmu
si jaket biru, begitu banyak pelajaran yang kudapat darinya
hari ini..
aku rindu pria yang sedang berjuang jauh di sana,
dia si jaket biru,
jaket biru bertuliskan "Teknik Elektro Universitas Brawijaya" itu kini berubah menjadi kemeja berdasi di tubuhnya,
apapun yang melekat di tubuhnya, tak pernah merubah perjuangannya untuk selalu menuju bahagia,
karena dia.. Muhammad Iqbal Dias Prima :)
Senin, 28 Oktober 2013
GO....WESSS!!!!!
assalamualaikuuum!!sebenernya pengen bikin postingan ini udah dari dulu.. tp dikarenakan banyak hal (intinya males melanda) jd tertunda deh hahaha..ini cerita tentang pengalaman pulang kampung. ya harusnya disebut pulang kota.
oke kita singkat menjadi Pulkot (karena saya pulang ke kota Bontang jadi kita singkat PulKotAng) duh, gak enak dengernya. yauda. pulkot aja! aku kuliah di malang sedangkan my hometown di Bontang (kaltim), yg ga tau bontang, cari di peta noh. atau googling aja gambar di google "Bontang" dan jangan terheran-heran kalo yg muncul pemandangan super indah (teteup narsis)
hehe untuk pulkot tahun ini saya rasa merupakan pulkot yg paling seru. tanpa beban. karena saya ga dituntut untuk cepat-cepat balik ke Malang, kan uda ga ada kuliah ataupun praktek boo.. (asiik :D )sama aja kayak pulkot-pulkot sebelumnya. silaturahmi ke rumah keluarga, guru, temen-temen.. tapi tahun ini ditambah kegalauan dan persiapan persiapan ngelamar kerja. hehe maklum fresh graduate..karena agenda main lebih bebas dari tahun sebelumnya, jadi lebih seru. salah satunya adalah agenda Gowes bersamaaa!!! ^^
anggota gowes bersama adalah sahabat-sahabat kecil yg cetar membahana badai khatulistiwa secara kota tempat kami dibesarkan berada di kawasan garis khatulistiwa! (maksa)hahahaa, akhirnya ditentukan waktu gowesnya di sore hari, yg bisa ikut waktu itu ada aku, anin, dara, irma, anik, nadia hari Senin, 19 Agustus 2013 sore sekitar ba"da ashar. ada sahabat2 lain yg harusnya ikuut: Nindy, Kiki, dan Sari tp mereka berhalangan jd ga bisa ikut :( yg bisa dateng cm kita ber 6..
tibalah hari yg direncanakan. dan ternyata sebelom ashar itu mendung sodara-sodaraaa...trus cunin bbm aku katanya di daerah rumahnya di PC 3 hujan deres.. wah padahal di rumahku dan anik daerah KPBR terang benderang, posisi irma waktu itu masih di kantor (daerah PKT) juga terang benderang, di rumah dara di PC 5 juga mulai mendung..
hhmmmm sepertinya memang daerah kompleks PT Badak yg dirundung mendung. padahal itu tujuan kita gowes di sana, hahahaakhirnya kita sepakat buat nunggu reda smpe jam 4. daaan Alhamdulillah ba'da ashar sudah reda.kemudian berangkatlah aku dan anik ke rumah cunin (naik sepeda motor) lho? kok naik sepeda motor? hahaha soalnya kalo naik sepeda dari Kpbr ke rumah cunin jauuuuuhh :p (alesan), jadi ntar kita pinjem sepeda aja. huahahahahaangumpul di rumah dara, tujuan kita adalah pantai marina. horeeeee!!!
![]() |
| kumpul dulu meen di rumah dara. liat noh kacamatanya ga nahan |
![]() |
| siaaaapp!!! |
![]() |
| lewat jalan pintas di lapangan town center |
![]() |
| jalan pintas |
![]() |
| mejeng di lampu merah town center |
![]() |
| fresh kembali setelah beristirahat |
![]() |
| sebelah kanan ada pabrik |
![]() |
| si anik hahahaha |
![]() | ||
senja menemani perjalanan kami pulang
|
Kamis, 26 September 2013
CVA
hhmmm mumpung masih fresh.. hehe karena ruang terakhir profesi kemaren dapet di stroke unit. jadi pengen bahas tentang CVA (Cerebral Vaskular Accident) atau yg dikenal dengan stroke.
kali ini aku khususkan postingan ini buat temen-temen perawat, karena ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam melakukan implementasi pasien stroke. melihat dari banyaknya temen-temen praktek yang memilih implementasi yang kurang tepat dan ada yang sudah tepat tetapi belum tahu benar rasionalnya. sebenarnya postingan ini terinspirasi dari salah satu pembimbing di ruangan, sekaligus beliau juga yang mengajarkan beberapa hal yang akan aku bahas kali ini.
semoga suatu saat aku bisa bikin postingan dengan tema kesehatan buat temen-temen non medis, jadi kita bisa sharing dengan mudah di sini ;) sabar yaa.. tunggu postingan2 selanjutnya. hehe
oke. ayo kita mulai. untuk teori CVA sendiri aku yakin teman-teman sudah hapal. bahkan di luar kepala. mulai dari definisi sampe ke askepnya. kali ini yang akan aku bahas mengenai resusitasi pasien stroke dan implementasi apa aja yang harus dilakukan perawat.
1. Head Elevation 30 degree
Menaikkan kepala pasien setinggi 30 derajat dari tempat tidur, ternyata berfungsi untuk memperbaiki jugular venous outflow dan menurunkan TIK. Kepala harus dalam posisi di sumbu tengah (midline), dan tolehan kepala ke salah satu sisi juga harus dihindari, tapi harus diperhatikan disini pada pasien hipovolemia HE 30 degree tadi bisa menyebabkan penurunan TD
2. Observasi Status Hemodinamik
Status hemodinamik meliputi TTV tensi, nadi, suhu, RR.. kalo bisa tiap jam.. idealnya ruangan akut stroke memang dilengkapi dengan monitor hemodinamik. untuk memantau kondisi dan juga menentukan implementasi lanjutan, selain itu bisa juga kita lakukan Pemantauan Fungsi Neurologis dan Kardiopulmoner sembari mengobservasi status hemodinamik ini, bisa dinilai berulangkali menggunakan standard stroke scale seperti National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) dan skala koma seperti GCS
3. Oksigen sesuai dengan Kebutuhan
Tidak bisa semua pasien kita beri O2 lewat Nasal, atau NRBM.. kita hitung dulu kebutuhan oksigennya. jangan sampai hipoventilasi atau hiperventilasi. ngomong-ngomong tentang hiperventilasi, beberapa kasus kadang harus kita buat dalam kondisi hiperventilasi, dengan berkolaborasi dengan tim dokter tentunya. mengapa demikian? ternyata membuat hiperventilasi merupakan salah satu tindakan paling efektif dalam upaya menurunkan TIK dengan cepat. Reaktifitas pembuluh darah intraserebral terhadap CO2 (CO2 reactivity) merupakan mekanisme normal dalam otoregulasi (regulation of CBF). Studi eksperimental yang menggunakan pial window technique jelas membuktikan aksi CO2 pada pembuluh darah serebral dipicu adanya perubahan dari extracellular fluid pH. Molekul CO2 dan ion bikarbonat masing-masing gak punya vasoaktivitas independen terhadap pembuluh darah serebral. Akibatnya tindakan hiperventilasi konsisten bisa menurunkan TIK. Tapi, meskipun hiperventilasi efektif menurunkan TIK, penggunaan yang agresif dan tidak selektif dari modalitas terapi ini untuk secara substasial menurunkan tekanan PCO2 akan berdampak merugikan, terutama oleh karena efek ikutannya yang mengakibatkan penurunan CBF. Karakteristik lainnya dari hiperventilasi yang menghalangi kegunaannya dalam mengatasi intracranial hypertension adalah efeknya yang berlangsung sementara (transient nature). Oleh karena ruang ekstraselular jaringan otak segera mengadaptasi perubahan pH yang ditimbulkan oleh hiperventilasi, maka efeknya terhadap CBF dan TIK juga berlangsung sementara. Dalam kenyataan, setelah penderita menjalani hiperventilasi selama >6 jam, terjadinya normalisasi arterial PCO2 yang berlangsung cepat mengakibatkan rebound increase yang signifikan pada TIK. Target tekanan PCO2 untuk tindakan hiperventilasi adalah 30 sampai 35 mm Hg. Tidak direkomendasikan memberikan tekanan PCO2 yang lebih rendah. jadi intinya dalam terapi O2 ini kita harus pantau juga analisa gas darah atau BGAnya. selain untuk tahu terjadinya hipoksia bisa tahu juga adanya gangguan keseimbangan asam basa, sehingga dapat membantu dalam pemberian terapi.
4. Balance Cairan
Pasien stroke biasanya dapet terapi manitol dan diuretik, ini harus disertai dengan observasi dan juga follow up secara ketat. lebih jelasnya, gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit pada pasien stroke itu disebabkan karena respon simpatis terhadap adanya injuri neuron akibat iskemik atau hemoragik. jadi subtitusi cairan/elektrolit yang ga seimbang terjadi.
5. Kolaborasi Terapi Medis
Ketika kita menjalankan AP, kita juga harus tahu rasional dari masing-masing terapi, dalam rangkaian Brain Supportive Therapy biasanya meliputi Pengendalian TIK dan CPP/ Pengendalian Glukose/Prevensi dan Terapi Kejang/Pengendalian Suhu Tubuh, jadi terapi yang dilakukan ada Analgesia dan Sedasi, Blokade Neuromuskular, Tindakan Barbiturate Coma, Pengendalian Kadar Glukose, Obat Antiepileptik, dll (tolong teman-teman pelajari mekanisme dan rasional dari masing-masing tindakan medis, kalau butuh bahan bisa komen di post ini nanti aku kirimi :D )
6. Merubah Posisi (Miring Kanan Kiri) tiap 2 jam sekali
Imobilisasi dan kerusakan fungsi neurosensori yang berkepanjangan dapat menyebabkan kontraktur permanent, hindari posisi duduk/berbaring yang lama dimaksudkan untuk mencegah kontraktur fleksi panggul, ubah posisi bahu mencegah kontraktur bahu, snagga tangan mencegah edema dependen dan kontraktur fleksi pada pergelangan, dan bebat tangan mencegah kntraktur fleksi/ekstensi jari.. hhmm kalo untuk poin ini sebenarnya bisa dilakukan saat kondisi pasien sudah stabil.
itu tadi resusitasi awal ketika pasien stroke datang ke ruang akut stroke, bukan datang ke UGD lho ya. karena beda lagi implementasinya.. semoga tidak terulang lagi ada kejadian perawat membuat askep di implementasinya tertulis "batasi pengunjung".. karena untuk apa? di ruangan kan sudah jelas kalo pengunjung ga boleh masuk. hehe, jadi lebih baik kita memperhatikan hal-hal penting lainnya yang ternyata menjadi tanggung jawab kita :)
keep spirit :*
sumber: Penuntun Manajemen Perdarahan Intraserebral Spontan Usia Dewasa (AHA/ASA guideline 2012) dengan bahasa yang saya rangkum sendiri ;)
xoxo
Langganan:
Postingan (Atom)






(2).jpg)
















